KORANMANDALA.COM – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen Pemkot Bandung untuk mengoptimalkan kembali Bandara Husein Sastranegara seiring dibukanya sejumlah rute baru oleh Wings Air.
Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan konsep Twin Airport Bandung–Majalengka, yakni sinergi operasional antara Bandara Husein di Bandung dan Bandara Kertajati di Majalengka.
“Soal Bandara Husein, dari pihak bandara maupun Wings Air, hari ini saya mau ngejar dulu mereka seperti apa sebetulnya. Tapi ini bagian dari upaya kita mewujudkan Twin Airport Bandung–Majalengka, Husein dengan Kertajati. Nanti saya juga akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi dan Dinas Pariwisata Provinsi,” kata Farhan.
Bandara Husein Sastranegara Hidup Lagi, Wings Air Buka Tiga Rute Baru Mulai Desember 2025
Menurutnya, konsep Twin Airport akan membuat kedua bandara saling mendukung, bukan saling menggantikan. Bandara Husein akan tetap berfungsi sebagai penghubung rute-rute tertentu dan akses cepat bagi warga Bandung, sementara Kertajati akan mengakomodasi penerbangan jarak jauh dan pesawat berbadan besar.
Terkait kesiapan infrastruktur pendukung, Farhan menyoroti progres pembangunan jalan layang menuju Bandara Husein. Ia menyebutkan, jika pembangunan rampung pada Desember seperti yang dijadwalkan, Pemkot Bandung akan segera melakukan pengaturan ulang arus kendaraan bersama pihak bandara dan Dinas Perhubungan.
“Nah, itu saya lagi mau melihat perkembangan jalan layang itu. Mudah-mudahan Desember selesai. Kalau selesai, kita akan bersama Dalops Bandara dan Dishub untuk mengatur flow kendaraan keluar–masuk bandara,” ucapnya.
Meski jadwal penerbangan di Husein masih terbatas, Farhan menegaskan bahwa pemkot tetap berkewajiban menjaga keberlanjutan dua bandara secara bersamaan.
“Tugas kita adalah menghidupkan dua-duanya, baik bandara yang di Bandung maupun yang di Kertajati,” ujarnya
Farhan menilai hadirnya kembali sejumlah rute penerbangan ke dan dari Bandara Husein akan berdampak positif bagi ekonomi Bandung. Khususnya sektor pariwisata, yang selama ini mengandalkan akses cepat dari berbagai kota di Jawa dan Bali.
“Dampak positifnya ya wisatawan lah ya, sama pelajar. Mahasiswa-mahasiswa dari Jawa Tengah kan banyak yang kuliah di Bandung,” pungkasnya.
