ADVERTISEMENT
Proyek jaringan pasif telekomunikasi ini tidak menggunakan APBD, melainkan murni investasi swasta yang dikelola PT BII dan mitra. Nilai investasi mencapai sekitar Rp200 miliar, lebih efisien dibanding studi awal yang mencapai Rp300 miliar setelah penyederhanaan jalur.
“Ini menjadi beban dan tanggung jawab kami di BII bersama pelaksana. Nilainya tidak akan bertambah,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






