KORANMANDALA.COM – Di usia yang baru menginjak 16 tahun, bermain keyboard sekaligus perannya sebagai motor penggerak Band Bintang, grup musik progresif-pop yang resmi berdiri pada Oktober 2025.
Meski masih sangat muda, penampilannya di panggung kerap mendapat pujian. Bintang mengaku tidak berjalan sendirian. Ia mendapat dukungan penuh dari mentor serta tim manajemen Bintang Production yang dipimpin langsung oleh sang ayah.
“Ada yang mengarahkan, ada mentornya juga. Kami punya tim manajemen dari Bintang Production yang dipimpin ayah saya,” kata Bintang.
Event Bandung September 2025: Festival Musik, Kuliner dan Budaya yang Wajib Dikunjungi
Dalam perjalanan bermusiknya, Bintang terinspirasi oleh sosok musisi besar Tanah Air yaitu Ahmad Dhani sesama pemain keyboard.
“Yang paling memotivasi itu Ahmad Dhani. Kebetulan saya pemain band keyboard, jadi ngefans banget. Untuk musisi luar, favorit saya Jordan Rudess dari Dream Theater,” ujarnya
Meski sudah aktif bermusik dan tampil di berbagai panggung, aktivitas pendidikan Bintang tetap berjalan lancar. Ia mengaku mampu membagi waktu antara sekolah dan band.
Ke depan, ia bahkan memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi seni musik.
“Masih aman, masih bisa bagi waktu. Ada keinginan kuliah seni musik untuk memperdalam lagi,” ucapnya.
Band Bintang sendiri mengusung genre progresif-pop. Mereka sudah memiliki beberapa lagu ciptaan, dan yang paling berkesan bagi Bintang adalah lagu berjudul Reinkarnasi.
Lagu tersebut kini telah tersedia di YouTube, Spotify, dan berbagai platform musik digital lainnya. “Reinkarnasi” juga sudah dibuatkan video klip dengan konsep animasi yang unik dan berbeda dari band-band lain.
Untuk ke depan, Band Bintang menargetkan peluncuran single dan album baru. Video klip Reinkarnasi sendiri mengusung tema visual bayi yang lahir kembali sebagai simbol perjalanan kehidupan.
“Itu makna dari Reinkarnasi,” jelasnya.
