KORANMANDALA.COM – Ribuan peserta memadati lokasi seleksi tahap pertama calon petugas Haji Jawa Barat 2026 yang digelar serentak hari ini, Kamis (4/12/2025). Lebih dari 3.000 pendaftar mengikuti tes awal yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, bersamaan dengan pelaksanaan seleksi secara nasional.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, Boy Hari Novian, menyebut seleksi tahun ini menjadi momentum penting untuk melahirkan petugas Haji yang profesional dan berintegritas.
“Kami berharap seleksi kali ini menghasilkan petugas yang benar-benar siap bekerja, profesional, berintegritas, dan amanah, sesuai arahan Menteri Haji dan Umrah,” kata Boy di Kantor Kemenhaj Kota Bandung.
Boy memastikan seluruh proses tes berlangsung terbuka dan transparan. Setiap peserta bisa langsung mengetahui hasilnya pada hari yang sama sesaat setelah menyelesaikan ujian.
“Dengan sistem ini peserta bisa langsung melihat posisi dan peringkat mereka. Tidak ada ruang bagi kecurigaan atau permainan di belakang layar,” tegasnya.
Peserta yang lolos tes tahap pertama akan melanjutkan ke tahap kedua, yang mencakup tes CAT dan wawancara. Penilaiannya dilakukan murni berdasarkan peringkat nilai tertinggi di setiap formasi petugas.
Boy mengungkapkan, kuota petugas Haji Jawa Barat tahun 2026 mengalami penurunan signifikan seiring berkurangnya jumlah kloter jemaah Jabar. Pada musim haji 2025, Jabar memiliki 86 kloter yang diikuti 172 petugas TPHI dan TPIH. Tahun ini, jumlahnya turun menjadi 68 kloter dengan kebutuhan hanya 136 petugas.
“Penurunannya cukup besar. Ini membuat persaingan antar peserta semakin ketat,” jelas Boy.
Sedangkan untuk formasi PPIH Arab Saudi seperti layanan transportasi, Siskohat, dan akomodasi masing-masing provinsi hanya mendapatkan satu formasi di tiap posisi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandung, Andy Muhammad Arief, menambahkan jumlah pendaftar tahun ini menurun drastis. Pada seleksi sebelumnya terdapat lebih dari 800 pendaftar, namun untuk seleksi 2026 hanya 629 orang yang mendaftar. Setelah proses verifikasi, hanya 228 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tes hari ini.
Rinciannya sebagai berikut:
•Ketua Kloter: 43 peserta
•Pembimbing Ibadah Kloter: 17 peserta
•Pelayanan Konsumsi: 53 peserta
•Pelayanan Akomodasi: 95 peserta
•Pelayanan Transportasi: 14 peserta
•Pembimbing Ibadah (PPIH Arab Saudi): 6 peserta
Andy menegaskan pihaknya hanya bertanggung jawab pada pelaksanaan tes tahap pertama. Seluruh hasil tes langsung dikirimkan ke Kanwil Kemenhaj Jabar untuk diproses lebih lanjut.
“Kami hanya melaksanakan seleksinya. Penentuan peserta yang lolos sepenuhnya menjadi kewenangan Kanwil,” ujar Andy.
Seleksi tahap kedua dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dan hanya peserta dengan nilai tertinggi di tingkat provinsi yang akan mengisi formasi petugas Haji Jawa Barat 2026.