ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Kurniawan, angkat bicara soal bentrokan yang terjadi di lahan sengketa Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (3/12/2025) siang.
Dia menegaskan bahwa kericuhan bermula ketika rombongan yang mengawal alat berat berupaya memasuki area permukiman yang masih dihuni warga.
Menurut Kurniawan, bentrokan pecah sekitar pukul 10.00 WIB saat alat berat hendak mulai melakukan pembongkaran bangunan.
ADVERTISEMENT
Kehadiran rombongan itu langsung ditolak warga yang menempati lahan sengketa, hingga kemudian terjadi gesekan.
“Pada saat alat berat akan masuk, ada penolakan dari warga. Dorongan terjadi dan akhirnya memicu bentrokan,” ujar Kurniawan saat ditemui di lokasi.
Bentrok berlangsung cukup intens. Dari rekaman video warga, terlihat lemparan batu, flare, bahkan benda yang menyerupai molotov.
Meski situasi memanas, Kapolsek memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Beberapa warga maupun pihak lain mengalami luka-luka akibat lemparan batu hingga senjata tajam. Tetapi semua korban sudah mendapatkan penanganan medis,” tutur Kurniawan.
Ia menjelaskan bahwa kepolisian langsung bergerak melakukan pengamanan untuk meredam kericuhan dan mencegah kekacauan meluas. Petugas kemudian memperketat penjagaan di area sengketa.
“Kami pastikan kondisi saat ini sudah terkendali. Polisi tetap berjaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Terkait kelanjutan pembongkaran bangunan, Kurniawan menegaskan bahwa proses tersebut akan dibahas kembali bersama pihak terkait agar tidak kembali memicu konflik.
“Kami koordinasikan dulu. Yang jelas, keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






