Kamis, 26 Februari 2026 22:42

KORANMANDALA.COM Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus mengukuhkan Kepengurusan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kabupaten Garut masa bakti 2025–2030 di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Selasa (2/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menekankan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari kebermanfaatan. Ia menyatakan bahwa para pensiunan tetap memiliki kapasitas besar untuk berkontribusi bagi masyarakat.

“Kita tidak bicara keterbatasan, tapi bicara kelebihannya,” ujarnya.

Ia berharap pengukuhan ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi menjadi awal pergerakan baru bagi para pensiunan di Kabupaten Garut untuk lebih produktif dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dan memohon bimbingan dari Ketua PPI Provinsi Jawa Barat.

Inspektorat Garut Gelar Bimtek Dana Desa, Sorotan Menguat pada Pengawasan dan Risiko Penyimpangan

Ketua PPI Provinsi Jawa Barat, Erliana Hasan, turut memberikan apresiasi atas terbentuknya PPI Kabupaten Garut. Ia menyebut hadirnya PPI di daerah tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategis Nasional Kelanjutusiaan (Strasnas).

Menurutnya, regulasi tersebut memastikan bahwa para lanjut usia mendapatkan dukungan dan fasilitas dari negara maupun pemerintah daerah.

“Para lanjut usia di Republik Indonesia ini didukung, difasilitasi, dan diakomodasi oleh negara,” ujar Erliana.

Ia menegaskan bahwa PPI memiliki legalitas yang kuat sehingga pemerintah wajib memfasilitasi program-programnya. Erliana juga mengimbau para pensiunan untuk tetap aktif dan rutin berkumpul agar tetap sehat dan produktif.

“Kalau dibiarkan di rumah tanpa aktivitas akan percuma, namun dengan berkumpul mereka bisa segar kembali,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPI Kabupaten Garut periode 2025–2030 yang baru dikukuhkan, Uu Saepudin, menyampaikan bahwa menjadi pengurus organisasi pensiunan merupakan tugas yang membutuhkan ketulusan dan komitmen.

Ia berterima kasih kepada Bupati dan Sekretaris Daerah Garut atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan dan perkembangan organisasi.

Uu juga menjelaskan perjalanan berdirinya PPI yang dipicu oleh terbitnya Perpres Nomor 88 Tahun 2021. Ia menyebut keanggotaan PPI mencakup pensiunan ASN, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, serta Kementerian Agama, pensiunan BUMN dan BUMD, pensiunan pejabat negara, ASN yang telah mencapai usia 65 tahun meski masih bertugas, serta pasangan dari anggota PPI.

Ia memaparkan visi PPI untuk menjadi organisasi pensiunan yang modern, mandiri, dan berwawasan global, serta misi meningkatkan kesejahteraan para pensiunan dan menjadi mitra pemerintah dalam berbagai program.

Uu menutup sambutannya dengan komitmen untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya dan berharap PPI dapat menjadi jembatan yang memperkuat kolaborasi antara pensiunan dan pemerintah daerah dalam mencari solusi bagi berbagai persoalan di Kabupaten Garut.

Exit mobile version