ADVERTISEMENT
Meski DPKP mengalami efisiensi anggaran sekitar Rp25 miliar dengan total anggaran diperkirakan turun dari Rp260 miliar menjadi sekitar Rp240 miliar program Rutilahu dipastikan tetap menjadi sektor prioritas.
“Walaupun anggaran mengalami efisiensi, Rutilahu tetap prioritas. Target kami minimal sama seperti tahun ini, 1.800 sampai 2.000 unit,” tegas Luthfi.
Selain perbaikan rumah, DPKP juga sedang memproses pengembangan rumah susun sebagai solusi jangka panjang penataan kawasan kumuh. Beberapa proyek seperti Rusun Cingised dan Rusun Rancacili masih membutuhkan tambahan anggaran untuk tahap arsitektur dan struktur.
“Vertikalisasi permukiman ini bagian dari arah pembangunan dalam RPJMD dan RPJP. Tapi untuk tahun depan, pembiayaannya masih jadi pekerjaan rumah akibat efisiensi anggaran,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
1 2





