Kamis, 26 Februari 2026 15:30

KORANMANDALA.COMTurnamen RDS Gateball Cup ke-6 kembali menjadi panggung semangat bagi para perempuan dari berbagai komunitas di .

Para peserta mulai dari ibu rumah tangga, pensiunan bank, hingga pemain senior berusia di atas 70 tahun tampil penuh antusiasme dalam ajang yang digelar untuk memperingati hari lahir Pahlawan Pendidikan, Raden .

Dari kelompok Polman 1 Bandung, Rihana (55) bersama timnya berhasil keluar sebagai juara pertama. Ia mengatakan kemenangan diraih berkat kekompakan tim.

Persib Bandung Hajar Madura United 4-1, Papan Atas Makin Panas!

“Kami hanya fokus mengikuti arahan kapten. Syukur alhamdulillah bisa juara. Harapannya prestasi ini bisa dipertahankan sekaligus mengangkat nama Polman Bandung,” ujarnya.

Pemain senior dari Tim Ponty, Tya (71), sukses meraih juara 2. Di usianya yang memasuki tujuh dekade, ia tetap aktif berolahraga dan menjadikan nilai perjuangan Raden Dewi Sartika sebagai sumber motivasi.

“Semangat Dewi Sartika membuat kami bergairah untuk terus sehat dan berolahraga. Salut untuk panitia yang membuat acara ini sukses dan membahagiakan semua peserta,” ungkapnya.

Dari Tim Turangga, Siti Mariyah (55) mengaku sangat bahagia bisa finish di posisi ketiga.

“Walaupun usia sudah tidak muda, tapi jiwa kita harus tetap muda,” ujarnya sambil tersenyum.

Komunitas Ex Bankers Gateball, yang beranggotakan para pensiunan bank se-Bandung, berhasil meraih juara ke-4. Ketua komunitas, Melisa (55), menyebut turnamen tahun ini berjalan semakin meriah.

“Mudah-mudahan ke depan peserta perempuan makin banyak. Gateball menambah adrenalin, melatih keberanian, dan menunjukkan bahwa perempuan Indonesia bisa berprestasi. Kita jangan kalah dengan laki-laki. Perjuangan Raden Dewi Sartika di Jawa Barat mengajarkan kita untuk berkarya di banyak bidang,” ucapnya.

RDS Gateball Cup ke-6 menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi ruang inklusif bagi perempuan dari berbagai usia dan latar belakang. Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Dewi Sartika terasa kuat melalui partisipasi peserta yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga aktif berkarya dan berprestasi.

Exit mobile version