ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Untuk menumbuhkan bakat anak dalam seni IMDA gelar lomba mewarnai sebagai upaya menumbuhkan bakat anak anak dalam seni rupa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Milad ke satu IMDA.
Tidak hanya lomba mewarnai tetapi juga gelar pentas seni,seni tari daerah, ngawih, sajak dan lainnya,melalui pentas seni ini sebagai bentuk untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni budaya.
IMDA hadir untuk semesta tema pada milad ke satu ini dibuktikan bukan hanya gelar seni budaya saja, tetapi IMDA juga menumbuhkan perekonomian UMKM dilingkungan kampus dengan hadirnya bazar kuliner puluhan stand didirikan berbagi kuliner dihadirkan,selain memeriahkan milad juga mempererat silaturahmi sesama UMKM mahasiswa IMDA.
ADVERTISEMENT
Sanksi Mengejutkan! Miro Petric Dilarang Dampingi Persib Bandung di 4 Laga Resmi AFC
Yana Mas’ud Tasdiq selaku Dekan fakultas ekonomi dan Bisnis Islam menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari kegiatan Milad kesatu IMDA.
” Ini merupakan rangkaian kegiatan terakhir dari milad IMDA kita melaksanakan kegiatan sejak 22 Nopember,diawali dengan peresmian gedung rektorat IMDA diresmikan langsung oleh bendahara umum pimpinan pusat Muhammadiyah,acara kesiswaan terkait dengan motivasi yang digawangi oleh saudara kita Irfan Amali, lomba mewarnai tingkat TK, tabligh Akbar,bazar UMKM melibatkan mahasiswa itu sendiri dan terakhir fun work,” jelas Yana.
Yana juga mengakui pada milad kesatu ini banyak kekurangan meskipun banyak kekurang tetapi menjadi acuan untuk lebih maju.
” Meski masih banyak kekurangan tapi ini menjadi acuan,acara yang sama karena memang ini baru pertama kali sama halnya seperti kita memiliki anak pertama yang belum mempunyai pengalaman.” Ungkap Yana.
” Saya berharap di tahun tahun yang akan datang akan lebih bagus secara penyelenggaraan dan lebih meriah,terus Berkhidmat untuk semesta ini bisa kita wujudkan sebagai bentuk tugas kita yang Allah berikan sebagai Khalifah dimuka bumi.” Jelas Yana.
Dua hal yang menjadi catatan bagi Yana dan menjadi tonggak perubahan dalam status.
” Perubahan status ini bukan berarti zona nyaman bagi kita bahwa nanti tidak lama lagi kita pun harus bisa menjadi universitas muhammadiyah.yanh kedua bahwa ini adalah milik perserikatan Muhamadiyah jadi siapa pun bisa derkhidmat dikampus tercinta kita.” Tutup Yana.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






