ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Dalam momentum Hari Guru, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 17 Cimahi, Adhi Wisnu Suwandhono, menegaskan kembali peran penting guru dalam mengubah masa depan anak-anak dari keluarga kelas menengah kebawah.
Adhi menjelaskan bahwa pendidikan di SR bukan sekadar memberi ruang belajar, tetapi menjadi upaya nyata untuk memutus rantai kemiskinan yang kerap membelenggu mereka seumur hidup.
Menurut Adhi, banyak anak yang sebenarnya ingin sekolah namun terhalang berbagai faktor misalnya, rasa takut terhadap lingkungan sekolah formal, tumbuh di lingkungan yang kurang kondusif, hingga pengalaman belajar yang kurang berkualitas
ADVERTISEMENT
“Kalau itu dibiarkan, mereka cenderung berputar dalam lingkaran kemiskinan yang sama,” ujarnya pada selasa 25/11/2025 saat ditemui.
Sekolah Rakyat hadir sebagai intervensi langsung. Melalui sistem asrama, sekolah ini membentuk karakter, pola pikir, dan kemampuan kognitif siswa secara menyeluruh. Tiga aspek penting kognitif, psikomotorik, dan afektif dirancang berjalan seimbang dalam keseharian siswa.
“Di asrama, kami fokus pada pembentukan karakter, kemampuan berpikir, dan life skills. Tujuannya sederhana mereka berdaya, punya kemampuan, dan siap menentukan jalan hidupnya,” jelas Adhi.
SR juga bekerja sama dengan berbagai universitas dan kementerian untuk membuka jalur lanjutan. Siswa yang ingin kuliah mendapat peluang pendidikan tinggi, sementara yang ingin bekerja atau berwirausaha akan dibimbing dan disalurkan ke instansi terkait.
Namun perjuangan tidak selalu mudah. Tantangan terbesar berada pada proses mengubah perilaku dan kebiasaan siswa yang datang dari latar belakang miskin, mulai dari kedisiplinan, cara belajar, hingga pola hidup.
“Satu bulan pertama adalah masa paling berat. Mengubah dari yang tidak terbiasa salat jadi terbiasa, dari bangun siang jadi bangun pagi, dari hidup tanpa aturan jadi hidup dengan struktur. Tapi setelah itu terlihat peningkatannya,” tambahnya.
Semua proses itu bermuara pada satu cita-cita melahirkan lulusan yang berdaya guna, mampu mendongkrak kondisi ekonomi keluarga, dan akhirnya keluar dari jerat kemiskinan.
Di Hari Guru ini, pesan Adhi menjadi pengingat bahwa guru tak hanya mengajar, tetapi menjadi pondasi perubahan sosial. Melalui kerja sunyi mereka, anak-anak dari Sekolah Rakyat diberi kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih layak dan penuh harapan. (Sarah)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






