Kamis, 26 Februari 2026 20:50

KORANMANDALA.COM – Bupati , Aep Syaepuloh, memaparkan kronologis insiden pesawat sipil yang melakukan pendaratan darurat di area persawahan Desa Kertamulya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jumat (21/11/2025) sore.

Menurut Aep, pesawat tersebut berangkat dari Tangerang menuju Cirebon. Pada sekitar pukul 14.30 WIB, pesawat yang tengah berada di ketinggian sekitar 5.500 kaki mengalami kehilangan tenaga mesin atau loss power. Kondisi itu membuat pilot memutuskan mencari lokasi aman untuk mendarat.

“Saat melintasi Kecamatan Tirtamulya, co-pilot melihat area persawahan yang memungkinkan untuk pendaratan darurat. Pesawat akhirnya berhasil mendarat dengan selamat tanpa menimbulkan korban jiwa,” jelas Aep.

Pesawat PK-WMP Milik BRO Skydive Indonesia Jatuh di Karawang, Begini Kondisi Awak Kapal

Bupati Aep yang turun langsung ke lokasi memastikan bahwa seluruh lima kru pesawat yang terdiri dari pilot, co-pilot, dan tiga teknisi berhasil selamat.

“Hanya satu teknisi yang mengalami luka ringan di bagian tangan. Para kru sempat mengalami shock, namun setelah diperiksa, semuanya dinyatakan stabil dan tidak memerlukan perawatan lanjutan,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama kepolisian, kejaksaan, dan BPBD telah berkoordinasi untuk mengamankan area pendaratan serta memastikan keselamatan para kru.

“Hingga kini, proses evakuasi badan pesawat masih menunggu arahan dari KNKT dan pihak maskapai yang sudah berada di Karawang,” kata Aep.

Dia menambahkan, berdasarkan laporan pilot, cuaca saat penerbangan berawan tetapi relatif baik. Insiden dipicu gangguan mesin yang menyebabkan pesawat kehilangan tenaga sehingga tidak mampu mempertahankan ketinggian, meski mesin tidak mati sepenuhnya.

Aep menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan pendaratan darurat, bukan kecelakaan jatuh.

“Namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari KNKT untuk menentukan langkah berikutnya,” tegasnya.

Kontributor

Exit mobile version