Daerah

Jalan Raya Sudirman Garut Rusak Parah, Warga Resah dan Minta Pemerintah Segera Bertindak

KORANMANDALA.COM – Kerusakan jalan di sepanjang Jalan Raya Sudirman, Kecamatan Garut Kota, membuat para pengguna jalan resah, terutama di tengah musim penghujan yang meningkatkan risiko kecelakaan.

Pantauan di lapangan, kerusakan jalan berupa lubang-lubang besar hampir ditemui di sepanjang ruas Jalan Sudirman.

Titik terparah berada di depan Komplek Mandala Residence, atau yang dikenal sebagai Jalan Copong Garut, dan di lokasi tersebut sudah beberapa kali terjadi kecelakaan.

ADVERTISEMENT

Lipsus : Fenomena Pernikahan Dini di Garut, Cermin Krisis Pendidikan dan Ekonomi yang Tak Kunjung Selesai

Selain sedang berlangsungnya pembangunan gorong-gorong drainase, kondisi jalan yang menyempit dan berlubang membuat arus lalu lintas tersendat dan rawan kecelakaan, terutama pada malam hari.

Warga: Banyak Pengendara Terjatuh Saat Malam Hari

Hardi (35), seorang petugas keamanan Komplek Mandala Residence, mengaku kerap menolong pengendara yang terjatuh akibat lubang yang tidak terlihat ketika hujan.

“Saya sering menyaksikan dan menolong pengguna jalan yang terjatuh. Saat hujan, lubang di jalan tidak terlihat, jadi banyak yang terjatuh. Kejadiannya bukan sekali dua kali, tapi sering,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Hardi mengatakan warga sekitar bahkan terpaksa menambal sementara lubang dalam tersebut menggunakan batu dan pasir agar tidak kembali memakan korban.

Di waktu yang sama, Samino (52), warga lainnya, menilai kerusakan jalan bukan satu-satunya masalah. Menurutnya, penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut sudah lebih dari sepekan tidak berfungsi.

“Bukan hanya jalan yang berlubang yang harus diperbaiki, tetapi penerangan jalan juga. PJU ini sudah seminggu lebih mati, jadi gelap,” ungkap Samino.

Ia menambahkan, kondisi gelap gulita pada malam hari membuat pengendara semakin sulit melihat lubang jalan yang dalam, apalagi di tengah hujan.

“Wajar saja banyak yang terjatuh. Jalan berlubang, PJU mati, ditambah hujan,” tambahnya.

Baik Hardi maupun Samino berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki kerusakan jalan dan memperbaiki penerangan jalan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih parah.

“Harapan kami pemerintah cepat memperbaiki jalan dan lampu PJU. Kami khawatir ada korban yang lebih serius,” pungkas keduanya.

KoranMandala.com

Published by

Recent Posts

Dibangun untuk Pelatihan Kerja, BLKK Purwakarta Kini Jadi Dapur MBG

KORAN MANDALA – Bangunan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di lingkungan Pesantren Manbaul Ulum Assalafiyah,…

1 menit ago

Ekspor Naik, PHK Tekstil Masih Membayangi Jawa Barat

KORAN MANDALA – Lonjakan nilai ekspor nasional belum sepenuhnya berdampak pada penyerapan tenaga kerja di…

1 jam ago

Adang Rochyana Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Jabar 2026–2031

KORAN MANDALA –Irjen Pol (Purn.) Adang Rochyana kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah…

2 jam ago

Jadwal Padat Mengadang, Marc Klok Tegaskan Target Persib

KORAN MANDALA –Persib Bandung tak punya banyak ruang untuk lengah. Di tengah jadwal pertandingan yang…

3 jam ago

Zakat BAZNAS Garut Tembus Rp13 Miliar, Penghimpunan Menurun

KORAN MANDALA – Penghimpunan zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut mencapai Rp13 miliar pada…

3 jam ago

Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ketahui Status Kesejahteraan

KORAN MANDALA –Masyarakat dapat mengecek desil kesejahteraan keluarga untuk mengetahui kelompok tingkat kesejahteraan yang tercatat…

5 jam ago