ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Kajian Keluarga Besar Alumni SMPN 1 Garut ke-14 yang dihelat di Mesjid Al-Ihsan SMPN 1, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (15/11/2025), dihadiri oleh Prof Budiman, alumni angkatan 1973 yang juga salah seorang tokoh masyarakat Garut.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita Hj Diana Ratna Inten Tito SH., MH. membuka kegiatan kajian ini. Dalam sambutannya, Diana mengatakan, hal ini merupakan kejutan sekaligus kehormatan karena dipilih untuk membuka kegiatan kajian.
“Buat saya ini merupakan sebuah kejutan besar, biasanya saya membuka kegiatan itu pada organisasi dan belum pernah melaksanakan pembukaan pengajian. Bukan hanya kejutan, tetapi ini menjadi suatu kehormatan buat saya,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Diana juga meminta maaf, karena awalnya akan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis dengan pelaksana Hasna Medica, namun tidak dapat terealisasi.
Diana juga menegaskan apa yang dilaksanakan kegiatan oleh alumni SMPN 1 Garut patut menjadi contoh bagi lulusan sekolah lain.
“Saya merasa kagum sekali dan luar biasa. Jarang alumni sekolah lain mengadakan kegiatan kajian rutin lintas angkatan setiap bulannya, biasanya hanya sesekali atau setahun sekali mengadakan reunian itu juga. Dan ini wajib jadi contoh buat alumni lainnya. Semoga menjadi kontribusi besar bagi Kabupaten Garut,” ucapnya.
Dalam kesempatan sama, perwakilan angkatan 1973 Prof. Dr. Budiman menilai acara ini merupakan kegiatan yang smart dan positif, karena mampu mengajak dan mengumpulkan lintas angkatan dalam jumlah yang besar di setiap bulannya.
Budiman juga memberi pendapat yang menjadi bertahan dan berkembangnya keluarga Besar Alumni (KBA) adalah identifikasi atas kebutuhan para lulusan pada usia sekarang yaitu silaturahmi, persaudaraan, belajar, saling mendukung dan mendorong kemajuan.
Kajian ke-14 ini mengusung tema Mencari Makna Hidup di Tengah Kegaduhan Dunia. Acara menghadirkan narasumber Dr.N.Hj.Hilma Mimar M.M.Pd., yang merupakan tokoh agama dan tokoh pendidikan Garut.
“Seperti kita tahu bahwa dunia saat ini sedang tidak baik baik saja. Agar kita tetap tenang, nyaman, fokus dalam kehidupan, kuncinya adalah sadar diri, tahu diri bahwa pada dasarnya kita hidup untuk ibadah kepada Allah SWT.
Semakin mendekat kepada Allah, maka Allah semakin sayang kepada kita, dan Allah SWT akan selalu memberi solusi terbaik dalam permasalahan yang kita hadapi,” kata Mimar.
Mimar sangat mengapresiasi alumni SMPN 1 yang sangat kompak dan luar biasa, mampu menyatukan dan menghadirkan para lulusan mulai dari angkatan 1973 hingga yang termuda.
Ade Ridwan dari angkatan 1984 menyampaikan terima kasih kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan kajian ini,serta mempunyai harapan kumpul bersama lagi.
“Semoga ke depan kita bisa terus bersama mengikuti tholabul ilmi dengan tujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi urang sadaya nu sami-sami alumni ti SMPN 1 Garut,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






