ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Direktur Utama PDAM Tirta Intan Garut periode 2025–2030, Dadan Hidayatuloh, menemui keluarga Ibu Atih yang mengklaim sebagai ahli waris lahan yang digunakan sebagai sumber air bersih PDAM.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat pagi (14/11/2025), menyusul viralnya video curhatan Ibu Atih kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Melalui pernyataan resmi di media sosial PDAM Tirta Intan, Dadan menjelaskan bahwa pihaknya merespons cepat isu tersebut.
ADVERTISEMENT
Bupati Garut Tekankan Penyaluran Subsidi Pupuk Harus Merata dan Tepat Sasaran
Lahan yang dipersoalkan selama ini menjadi sumber air untuk warga Cipicung, Banyuresmi, dan sekitarnya, dengan total layanan mencapai 917 rumah pelanggan.
“Sehubungan dengan beredarnya video Ibu Atih yang menyatakan sebagai ahli waris lahan yang digunakan sebagai sumber air bersih PDAM yang melayani 917 rumah dengan estimasi pendapatan sekitar Rp63 juta per bulan kami menyampaikan klarifikasi,” ujar Dadan.
Ia menegaskan bahwa persoalan kepemilikan lahan tersebut sebenarnya telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Pengadilan Agama Garut pada 2023.
“Gugatan Ibu Atih sebagai ahli waris almarhum Pa Adun terhadap PDAM, Pemda Garut, dan BPN Garut telah ditolak oleh pengadilan,” jelasnya.
Meski demikian, PDAM Tirta Intan tetap membuka ruang dialog. Dadan menyebut pertemuan dengan Ibu Atih dan keluarga bertujuan menampung aspirasi sekaligus mencari jalan tengah secara kekeluargaan.
“Kami menampung aspirasi dari Ibu Atih dan keluarga, serta menyampaikan rencana diskusi secara kekeluargaan. Ini merupakan bentuk itikad baik kami,” kata Dadan.
Ia menambahkan bahwa pihaknya membutuhkan waktu beberapa hari untuk melakukan musyawarah internal sebelum kembali bertemu pihak keluarga.
“Kami minta waktu beberapa hari ke depan untuk bermusyawarah secara internal, dan akan bertemu lagi dengan Ibu Atih serta keluarga,” ujarnya.
Dadan berharap langkah cepat PDAM Tirta Intan dalam merespons polemik ini dapat menghasilkan penyelesaian yang terbaik bagi kedua belah pihak.
“Semoga niat baik kami merespons cepat isu Cipicung ini berakhir pada solusi yang lebih baik untuk semua,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






