KORANMANDALA.COM – Hadapi potensi bencana saat musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memperkuat koordinasi lintas instansi. Langkah ini dilakukan menyusul kerusakan yang terjadi di beberapa titik Kecamatan Batujajar akibat hujan deras yang mengguyur sejak pekan lalu.
Pelaksana Tugas Camat Batujajar Agus Achmad Setiawan memastikan penanganan cepat dan terukur dilakukan di lapangan. Langkah tersebut termasuk meninjau lokasi terdampak serta menyalurkan bantuan awal kepada warga.
“Kami langsung melakukan peninjauan ke titik-titik terdampak untuk memastikan kondisi warga dan tingkat kerusakan. Ini sesuai arahan Pak Bupati agar seluruh camat cepat bertindak dalam situasi darurat seperti ini,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).
Korban Keracunan Program MBG di Bandung Barat Tembus 518 Orang, 50 Siswa Masih Dirawat
Menurut Agus, tim gabungan dari kecamatan, pemerintah desa, dan BPBD Kabupaten Bandung Barat sudah diterjunkan ke lokasi terdampak, terutama di Kampung Blokranca, Desa Batujajar Barat, dan Desa Cangkorah. Di dua wilayah tersebut, sedikitnya tiga rumah warga mengalami kerusakan berat, satu di antaranya roboh total akibat struktur tanah yang jenuh air.
“Tidak ada korban jiwa, tetapi kerusakan cukup parah. Fokus kami sekarang memastikan warga terdampak mendapat perlindungan dan bantuan darurat,” ungkapnya.
Selain menyalurkan bantuan, tim juga melakukan asesmen potensi bencana lanjutan mengingat kontur tanah di Batujajar tergolong labil. Pemerintah kecamatan bersama BPBD kini tengah menyiapkan posko siaga di beberapa titik rawan longsor.
Agus pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama mereka yang tinggal di daerah perbukitan atau bantaran sungai.
“Curah hujan di Bandung Barat masih tinggi. Warga di wilayah rawan longsor kami imbau untuk tetap siaga dan segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya,” pungkasnya.
