ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Keluarga Besar Alumni (KBA) SMPN 1 Garut kembali menggelar kajian rutin bulanan di Masjid Al Ihsan, Jalan A. Yani, Kabupaten Garut, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh agama sekaligus dosen Universitas Hasanuddin (UNHAS), Dr. H.M. Kemalsyah, M.Ag, serta Ketua KNPI Garut, Agil Sahrizal, yang juga merupakan alumni SMPN 1 Garut.
Tercatat sebanyak 263 jamaah menghadiri kegiatan tersebut, didominasi oleh peserta perempuan. Menurut panitia, jumlah jamaah terus mengalami peningkatan pada setiap pertemuan.
ADVERTISEMENT
Bupati Garut Buka Seminar Ilmiah dan Lantik Pengurus IDI Garut Periode 2025–2028
Koordinator Lintas Angkatan, Ade Ridwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pertemuan ke-13 yang menandai tahun kedua penyelenggaraan kajian rutin KBA.
“Alhamdulillah, KBA hari ini merupakan kegiatan ke-13. Kami sudah menyiapkan agenda untuk tiga bulan ke depan mulai November,” ujarnya.
15 November 2025, PIC angkatan 1976, sambutan oleh angkatan 1986, penceramah Ustadzah Hj. Hilma Mimar. Pada kesempatan tersebut juga akan digelar pemeriksaan jantung gratis oleh Hasna Medika, dihadiri Ketua GOW Garut, Hj. Diana Ratna Inten, SH., MH.
20 Desember 2025, PIC angkatan 1982, sambutan angkatan 1972, penceramah Ustadz Adi Supriadi (Pimpinan Ponpes Tegalsari Cipanas), dan dibuka oleh Direktur PT Herlina, H. Ato Hermanto.
17 Januari 2026, PIC angkatan 1983, sambutan angkatan 2001, penceramah Ceng Mujib, Ketua MUI Kabupaten Garut, serta dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Garut.
Ade juga menambahkan bahwa mulai tahun 2026, KBA SMPN 1 Garut akan merayakan milad alumni setiap bulan, disertai doa bersama dalam setiap kegiatan kajian.
Sementara itu, Ketua KNPI Garut Agil Sahrizal membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia memperkenalkan diri sebagai alumni SMPN 1 Garut serta menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan mental, khususnya di kalangan generasi muda.
“Fenomena yang ramai terjadi sekarang adalah soal kesehatan mental pemuda. Kita bisa belajar dari kasus yang menimpa salah satu seniman asal Garut. Karena itu, kesehatan mental harus menjadi perhatian bersama,” jelas Agil.
Agil juga menyinggung sejarah penting pemerintahan Kabupaten Garut yang kini memiliki wakil bupati perempuan pertama, yakni Putri Karlina, sebagai simbol kemajuan dan keterbukaan daerah terhadap peran perempuan.
Sebagai pemateri utama, Dr. H.M. Kemalsyah, M.Ag., membawakan kajian bertema “Semua untuk Ibadah”. Ia menegaskan bahwa seluruh aspek kehidupan manusia harus bernilai ibadah.
“Manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Artinya, seluruh aktivitas dari bangun tidur hingga kembali tidur harus bernilai ibadah,” tegasnya.
“Baik dalam rumah tangga, organisasi, maupun pekerjaan, semua harus diniatkan ibadah. Kalau tidak, akan sia-sia. Kalau negara ingin maju, daerah ingin sejahtera, dan rumah tangga ingin harmonis, jadikan ibadah sebagai landasan utama. Jauhi yang dilarang, dan laksanakan yang diperintahkan Allah SWT,” tutup Kemalsyah.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






