KORANMANDALA.COM – Ratusan umat Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut menggelar aksi solidaritas terhadap Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri.
Aksi yang digagas Aliansi Umat Islam Kabupaten Garut ini berlangsung di Lapangan Setda Pemkab Garut, Jalan Pembangunan, pada Jumat (17/10/2025) siang.
Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah terkait penayangan salah satu program di stasiun televisi swasta Trans7, yakni Exspos, yang dinilai telah melakukan penghinaan terhadap tokoh agama di Ponpes Lirboyo.
PSBS vs Persib Bandung : Maung Bandung Pecundangi Badai Pasifik, Skor Akhir 0-3
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh agama, Ketua Aliansi Umat Islam Garut Ceng Aam, Sekjen Abah Muda, serta perwakilan Forkopimda, Asisten Daerah (Asda) Pemkab Garut, dan ratusan santri dari berbagai pondok pesantren.
Dalam orasinya, Ceng Aam menyampaikan kekecewaannya karena Bupati Garut dan Wakil Bupati tidak hadir dalam aksi tersebut, meskipun sebelumnya pihaknya telah berupaya melakukan audiensi.
“Sebelum melaksanakan aksi ini, saya sudah menemui Bupati dan Wakil Bupati. Namun, saat kami hadir hari ini untuk menyampaikan sikap, keduanya tidak datang dengan alasan sedang dinas luar kota,” ujar Ceng Aam di hadapan massa aksi.
Ia menegaskan, jika aspirasi yang disampaikan tidak mendapat tanggapan langsung dari pemerintah daerah, pihaknya akan melanjutkan audiensi ke Gedung DPRD Garut pada Senin (20/10/2025) pukul 10.00 WIB.
“Hari Senin nanti kita lanjut audiensi di DPRD Garut. Ajak juga rekan-rekan dari pondok pesantren lain untuk bergabung dan mendukung Himpunan Santri Garut,” katanya.
Ceng Aam menambahkan, pihaknya akan menunggu komitmen pemerintah daerah dan legislatif untuk menindaklanjuti aspirasi umat.
“Kalau Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD tidak hadir juga nanti, silakan masyarakat menilai sendiri,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ceng Aam membacakan pernyataan sikap singkat dari Aliansi Umat Islam Garut. Adapun naskah lengkap pernyataan sikap akan dibacakan pada saat audiensi di DPRD mendatang.
Asisten Daerah I Pemkab Garut, Bambang Hafis, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menerima dokumen pernyataan sikap tersebut dan berjanji akan menyampaikannya kepada Bupati Garut.
“Kami menerima pernyataan sikap dari Aliansi Umat Islam Garut terkait keberatan atas tayangan Trans7. Dokumen ini akan kami teruskan kepada Bupati untuk kemudian disampaikan kepada Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” kata Bambang.
Aksi berjalan dengan tertib dan diakhiri dengan doa bersama untuk para ulama dan santri Ponpes Lirboyo.
