ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Puluhan siswa di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (14/10/2025).
Kasus dugaan keracunan ini pertama kali terdeteksi di SMP Negeri 1 Cisarua, sebelum kemudian diketahui bahwa siswa dari beberapa sekolah lain di kecamatan yang sama juga mengalami gejala serupa.
Informasi sementara menyebutkan, seluruh sekolah tersebut mendapatkan pasokan makanan dari penyedia (SPPG) yang sama.
ADVERTISEMENT
“Korban tidak hanya di SMPN 1 Cisarua, tapi hampir semua sekolah di Kecamatan Cisarua, dan semua berasal dari dapur yang sama,” ujar Cakra (26), seorang relawan yang ikut membantu evakuasi siswa.
Peristiwa itu terjadi sekitar waktu makan siang. Setelah mengonsumsi menu MBG di sekolah masing-masing, sejumlah siswa mengeluhkan mual, pusing, dan muntah.
Tak lama kemudian, puluhan siswa dilarikan ke RSUD Lembang untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga Selasa malam, jumlah pasti korban belum dapat dipastikan karena laporan masih terus berdatangan dari berbagai sekolah.
Petugas kesehatan bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut.
Sementara itu, pihak RSUD Lembang dilaporkan tengah menangani puluhan siswa dengan gejala serupa. Pemerintah daerah diminta segera melakukan evaluasi terhadap kualitas dan distribusi makanan dalam program MBG untuk memastikan keamanan konsumsi bagi para siswa penerima manfaat.
Kasus ini menuai perhatian publik lantaran program Makan Bergizi Gratis sejatinya bertujuan meningkatkan asupan gizi pelajar, namun justru berujung pada dugaan keracunan massal di wilayah Cisarua. (Bagus/MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






