KORANMANDALA.COM – Permasalahan penumpukan sampah masih menjadi persoalan yang dihadapi sejumlah pasar di Kota Bandung.
Salah satunya terjadi di Pasar Cihapit, yang setiap hari harus bergulat dengan tumpukan sampah akibat keterbatasan jadwal pengangkutan.
Kepala Pasar Cihapit, Khushendar, menjelaskan bahwa penumpukan sampah disebabkan oleh keterbatasan ritase atau jadwal pengangkutan sampah yang ditetapkan pemerintah, yakni hanya dua kali dalam seminggu.
“Kita terbentur dengan kondisi ritase yang dikeluarkan oleh pemerintah. Jadi, pembuangan sampah dijadwalkan hanya dua kali dalam seminggu,” ujar Khushendar saat ditemui pada Jumat (10/10/2025).
Menurutnya, persoalan ini juga dipengaruhi oleh kendala yang terjadi di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Cibeunying, yang menjadi titik pembuangan utama bagi sampah dari Pasar Cihapit.
“Yang mengangkut itu tugas kebersihan, tapi di TPS Cibeunying-nya sedang ada kendala,” tegasnya.
Khushendar menambahkan, pihaknya telah berupaya berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kelurahan dan pengelola TPS, untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut. Namun, keterbatasan ritase masih menjadi kendala utama.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak kelurahan dan TPS, tetapi mereka juga mengalami kendala yang sama,” ujarnya.
Ia berharap agar permasalahan ini dapat segera mendapat perhatian dari pihak terkait sehingga kebersihan pasar dapat terjaga dengan baik.
“Semoga permasalahan ini bisa didengar dan segera ada solusi,” harap Khushendar.
