ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat masih menyelidiki peristiwa munculnya macan tutul Jawa yang ditemukan di sebuah hotel di kawasan Sukasari, Kota Bandung, belum lama ini.
Humas BKSDA Jabar, Eri Mildrayana mengaku pihaknya masih mendalami asal usul kedatangan satwa liar dilindungi tersebut. Pihaknya menduga hewan buas itu masuk ke area hotel melalui saluran air yang berada di belakang bangunan.
“Tapi diduga dari saluran air, karena di belakang hotel (tempat kejadian) ada saluran air yang memanjang,” ujarnya, saat dihubungi, Kamis (9/10/2025).
ADVERTISEMENT
Selain saluran air, Eri mengungkap kemungkinan lainnya, yakni melalui area perkebunan yang berada di belakang hotel. Berdasarkan pengecekan awal di lapangan, ditemukan adanya jejak kaki yang menyerupai tapak macan tutul di area tersebut.
“Hasil pengecekan lapangan, terdapat jejak macan di kebun,” ungkapnya.
Meski begitu, hingga kini pihak BKSDA belum dapat memastikan secara pasti dari mana asal satwa tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk dengan mengecek seluruh kemungkinan jalur yang mungkin dilewati oleh macan tutul.
“Karena spekulasinya banyak. Dan berdasarkan checking lapangan, titik lokasi penyelamatan relatif terhubung dengan hutan terdekat. Jadi terdapat koridor berupa tegakan rapat, semak belukar dan area kebun, serta saluran air yang memudahkan macan tutul bergerak sesuai karakternya,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, seekor macan tutul ditemukan berada di lantai 2 Hotel Anugrah Bandung. Kejadian ini terjadi pada Senin (6/10), sekitar pukul 07.00 WIB, dan langsung mengundang perhatian masyarakat serta penghuni hotel.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






