KORANMANDALA.COM –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan kembali menuai keluhan. Rabu (8/10/2025), salah satu orang tua murid di SDN wilayah Kecamatan Jalaksana mengaku kecewa terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada siswa.
Orang tua yang enggan disebutkan namanya itu menyebutkan, menu MBG hari ini terdiri dari chicken katsu, nasi, sayur tahu, sayur waluh dan wortel, serta buah kelengkeng. Namun, hampir semua hidangan dinilai bermasalah dan tidak layak konsumsi.
“Chicken katsu-nya keras seperti karet, nasinya juga keras. Sayur tahunya malah asam dan pahit seperti sudah seminggu. Buahnya cuma tiga biji kelengkeng, dan sayur waluh serta wortelnya bau, akhirnya dibuang di sekolah,” ujarnya kepada Koran Mandala.
84 Siswa SMAN 1 Luragung Keracunan, 113 Siswa Lainnya Diduga Terdampak Menu MBG
Dari pantauan di lapangan, sejumlah siswa memang terlihat tidak menghabiskan makanannya. Sebagian memilih membuang lauk dan sayur yang dianggap berbau dan tidak segar.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran para orang tua terhadap mutu gizi dan kebersihan makanan yang disediakan penyelenggara MBG di wilayah Jalaksana.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Koran Mandala, Kepala Sekolah SDN setempat belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
Permasalahan tersebut menambah daftar panjang persoalan dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kuningan. Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di SMP Cilimus dan SMA Luragung yang menyebabkan sejumlah siswa mengalami keracunan.
Masyarakat kini menantikan langkah tegas dari Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, serta pihak penyedia jasa dapur agar program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuannya meningkatkan gizi anak sekolah dan tidak justru menimbulkan keresahan maupun ancaman bagi kesehatan peserta didik.(Hendra)
