ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Kondisi trotoar di Jalan Cigugur, Kabupaten Kuningan, tampak memprihatinkan. Sejumlah bagian terlihat dipenuhi rumput liar dan kurang terawat.
Warga menduga hal ini merupakan imbas dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah.
Seorang warga sekitar, sebut saja A (55), menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, trotoar di kawasan itu pada masa kepemimpinan Bupati sebelumnya masih terawat dengan baik, meski sempat menghadapi persoalan tunda bayar anggaran.
ADVERTISEMENT
LIPSUS: Kemacetan Curi Rezeki Sopir Angkot, Bandung Butuh Aksi – Angkot Pintar Masih Ilusi?
“Harusnya bupati sekarang lebih peka terhadap kondisi di lapangan. Jangan hanya bekerja di kantor, tapi turun langsung seperti Gubernur Jawa Barat,” ujarnya saat ditemui KoranMandala.com, Senin (6/10/2025).
A menambahkan, trotoar di Jalan Cigugur seharusnya menjadi perhatian khusus karena jalur tersebut merupakan pintu masuk menuju sejumlah objek wisata di kawasan Desa Cisantana.
“Pada masa almarhum Bupati Acep, trotoar ini terjaga dengan baik. Jalan ini sering dilewati wisatawan yang berkunjung ke objek wisata seperti Botanika, Arunika, dan beberapa tempat lain di kaki Gunung Ciremai,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti kondisi tersebut dan melakukan perawatan rutin terhadap fasilitas umum, terutama yang menjadi akses wisata.
“Saya yakin kalau Gubernur Jawa Barat lewat di sini, pasti akan berhenti dan langsung meminta dinas terkait membersihkan trotoar yang dipenuhi rumput,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan, Ir. Usep Sumirat, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa tidak semua trotoar menjadi tanggung jawab pihaknya.
“Tidak semua trotoar di Kuningan berada di bawah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup. Untuk trotoar di Jalan Cigugur, itu merupakan tanggung jawab DPUTR,” jelas Usep. (Hendra)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





