ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Musim hujan kembali memicu banjir di sejumlah kawasan Kabupaten Bandung. Salah satunya terjadi di Perumahan Bumi Orange RW 30, Kelurahan Cimekar.
Genangan air yang merendam jalan hingga pemukiman warga diduga akibat dangkalnya aliran sungai di sekitar kompleks tersebut.
Ketua RW 30, Linta, menjelaskan bahwa pendangkalan sungai terjadi akibat sedimentasi yang terus menumpuk dari aliran air kiriman. Kondisi ini membuat debit air cepat meluap ke jalan setiap hujan deras mengguyur.
ADVERTISEMENT
LIPSUS: Kemacetan Curi Rezeki Sopir Angkot, Bandung Butuh Aksi – Angkot Pintar Masih Ilusi?
“Yang sedang dikeruk ini mengalami pendangkalan karena tingginya sedimentasi kiriman dari atas,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).
Untuk mengantisipasi banjir yang berulang, Pemerintah Kabupaten Bandung menurunkan alat berat excavator guna melakukan pengerukan sungai.
Menurut Linta, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah dibangun pihak RW dengan pemerintah daerah.
“Sebelum pengerukan, kami sudah melakukan pendekatan dengan pemerintahan setempat. Alhamdulillah, kirmir sudah dibangun dan TPT (tembok penahan tanah) ditinggikan. Tapi karena luapan air masih tinggi, akhirnya dilakukan pengerukan agar bisa menahan volume air saat musim hujan,” tambahnya.
Seorang operator alat berat yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa pengerjaan normalisasi sungai ini sudah berlangsung sejak pertengahan September dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Meski menyambut baik upaya pemerintah, Linta berharap program ini tidak berhenti sebatas peminjaman alat.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





