Selain itu, Pemerintah Daerah bekerja sama dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) serta Diskarmat untuk memperkuat sistem tanggap darurat.
Masing-masing warga juga diajarkan memanfaatkan sumber daya lokal agar komunitas mampu menjaga lingkungannya sendiri.
Target Pemkot Bandung untuk Akhir Tahun
Tumpukan Sampah di Pasar Induk Caringin Dikeluhkan Pedagang
Hingga saat ini, KSB sudah aktif di Mandalajati dan Ujungberung. Pemerintah Kota Bandung menargetkan tambahan kampung siaga di Cidadap dan Sukasari sebelum akhir tahun berjalan.
Dengan begitu, total Kampung Siaga Bencana di Kota Bandung akan menjadi empat buah. Ke depannya, Pemkot berharap jumlah ini terus bertambah sehingga hampir seluruh kecamatan mendukung program tersebut.
Manfaat Bagi Masyarakat dan Lingkungan
Dengan KSB, budaya tanggap bencana terbentuk dalam masyarakat. Warga belajar saling menjaga dan membantu, sehingga masyarakat menjadi lebih kuat secara kolektif.
Lingkungan pun mendapat keuntungan, karena kesiapsiagaan juga mencakup mitigasi risiko, seperti pengelolaan drainase, penanaman pohon, dan pengurangan bahaya dari struktur bangunan.
Jika warga lebih siap, potensi kerugian akibat bencana bisa jauh berkurang.*
