ADVERTISEMENT
KoranMandala.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai dijalankan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Paminggir, Kecamatan Garut Kota.
Program ini sudah berlangsung sejak Kamis (21/8) dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 230 siswa.
Namun, pada hari keempat pelaksanaan, Selasa (26/8), makanan yang dibagikan kepada siswa dikeluhkan dalam kondisi basi sehingga tidak bisa dikonsumsi. Menu yang disediakan kala itu terdiri dari telur bumbu kecap, tahu goreng, dan bihun goreng.
ADVERTISEMENT
Salah seorang orang tua murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada Mandala bahwa kualitas makanan pada hari itu sangat mengecewakan.
Tiket Laga Persib Bandung vs Borneo FC Alami Penurunan, Ini Rincian Harganya
“Alhamdulillah, SDN 4 Paminggir mendapat manfaat dari program MBG. Tapi sayang, hari ini makanan yang disajikan tidak bisa dimakan karena sudah basi. Yang paling terasa basi adalah bihun goreng,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, masalah serupa sebenarnya sudah muncul sejak hari kedua pelaksanaan.
“Pada hari kedua, menu telur orak-arik dan tempe juga bermasalah karena telurnya bau. Tapi waktu itu keluhan kami tidak ditanggapi,” katanya.
Sementara itu, Kepala SDN 4 Paminggir, Deuis, saat dihubungi Mandala melalui WhatsApp, menyatakan belum mengetahui persoalan tersebut.
“Maaf, saya sedang mengikuti kegiatan Diklat, jadi saya belum tahu kondisi di sekolah. Nanti saya akan konfirmasi terlebih dahulu,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






