ADVERTISEMENT
KoranMandala.com – Para pedagang di Pasar Ciawitali, Kabupaten Garut, berharap pasar tradisional tersebut kembali ramai dan lebih tertata. Selain perbaikan infrastruktur, mereka juga meminta perhatian pemerintah dalam penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai memengaruhi omzet pedagang di dalam pasar.
Pemkab Garut bergerak cepat setelah menerima aduan warga terkait saluran pembuangan air (gorong-gorong) di Pasar Ciawitali yang kerap tersumbat saat hujan. Kondisi itu membuat pasar terkesan kumuh, becek, dan mengurangi kenyamanan pengunjung.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Bupati Garut bersama wakilnya serta jajaran terkait turun langsung meninjau kondisi pasar pada Agustus 2025. Tidak lama berselang, pembongkaran dan pembersihan saluran air segera dilakukan. Proses pembersihan material galian dilaksanakan pada Sabtu (23/8) pagi agar aktivitas pedagang dapat kembali normal.
ADVERTISEMENT
Salah seorang pedagang, HR (50), menyampaikan rasa syukurnya atas langkah cepat pemerintah.
“Selama ini kami warga pasar Ciawitali selalu mengeluhkan saluran pembuangan air. Alhamdulillah sekarang sudah ada perhatian dari pemerintah. Akhirnya harapan kami terwujud,” kata HR.
Ia menambahkan, penanganan tersebut baru benar-benar dirasakan pada masa kepemimpinan saat ini.
“Bertahun-tahun berganti pemimpin, baru sekarang bupati turun langsung meninjau pasar dan membereskan permasalahan ini,” ucapnya.
Meski begitu, HR menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni penertiban PKL. Menurutnya, keberadaan sekitar 1.400 pedagang kaki lima di sekitar pasar berdampak signifikan terhadap menurunnya penjualan pedagang kios di dalam pasar.
“Satu masalah sudah selesai, tapi ada lagi permasalahan lain, yaitu PKL. Kami yang berjualan di dalam pasar omsetnya turun. Kami berharap pemerintah menertibkan PKL agar rezeki lebih merata,” ujarnya.
HR juga menyampaikan keinginannya agar Pasar Ciawitali bisa kembali ramai seperti dulu.
“Saya mah tidak muluk-muluk. Cukup pasar ini kembali ramai, pembeli masuk ke kios, dan PKL bisa ditata dengan baik,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





