ADVERTISEMENT
“Pedal melambangkan tenaga yang harus dikerahkan, rantai menggambarkan keterhubungan antarindividu dan kelompok, sementara roda mencerminkan pergerakan bangsa yang tidak boleh berhenti. Dengan menggerakkan tenaga, kita bisa menggerakkan anak-anak muda. Jika semua pemuda bergerak, roda bangsa akan terus berputar,” jelasnya.
Momentum 80 tahun kemerdekaan RI, lanjut Addin, menjadi titik refleksi bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pelaku utama pembangunan bangsa. “Anak-anak muda harus berkontribusi membawa bangsa ini ke masa depan,” tambahnya.
Kegiatan Lintas Roda Merdeka diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pesepeda profesional, kader Ansor, hingga masyarakat umum. Sebanyak 80 peserta ditempatkan di barisan depan sebagai simbol 80 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia, sementara ratusan peserta lain ikut mengiringi di belakang.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





