KoranMandala.com –Suasana berbeda tampak di Bandara Husein Sastranegara, Sabtu (16/8/2025). Setelah hampir dua tahun sepi tanpa aktivitas penerbangan, deru mesin pesawat kembali terdengar di landasan pacu.
Bandara yang sempat ditutup sejak Oktober 2023 itu resmi direaktivasi berkat dorongan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Presiden RI Prabowo Subianto.
Meski lama tidak beroperasi, kondisi fasilitas bandara tetap terjaga. Kini, PT Angkasa Pura (Persero) kembali membuka layanan penerbangan dengan rute Bandung–Surabaya dan Bandung–Palembang. Tak hanya itu, rute baru juga akan dilayani menggunakan pesawat tipe ATR berbalut baling-baling.
Siap Kantongi Point Penuh Dari Jepara, Persib Bandung Bawa 22 Pemain
Manager PT Angkasa Pura, Indra Crisna Putra (47), menyebut antusiasme masyarakat untuk terbang dari dan ke Bandung sangat tinggi.
“Daya tarik masyarakat untuk terbang ke Bandung mencapai 90 persen. Bahkan, waktu tempuh dari Bandung ke Halim Perdanakusuma hanya 20 menit menggunakan pesawat ATR tipe 42 atau 72,” ungkap Indra.
Ia menambahkan, Bandung memiliki sejarah panjang dalam dunia penerbangan. Karena itu, keberlangsungan aktivitas di Bandara Husein menjadi penting, bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga simbol kota yang terus bergerak.
Dengan kembalinya operasional bandara, optimisme ekonomi dan pariwisata Kota Bandung ikut tumbuh.
“Dengan akses transportasi yang lebih mudah, wisatawan dari luar kota hingga mancanegara akan lebih tertarik berkunjung ke Bandung,” ujar Indra.
Bagi warga Bandung, kehadiran kembali Bandara Husein Sastranegara seakan menjadi napas baru. Bukan sekadar tempat pesawat datang dan pergi, tetapi juga pintu masuk vital yang memperkuat denyut kota kreatif ini. (Ilham/MG)
