KoranMandala.com –Puluhan wali murid SD Negeri Citarik 1, Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, mendatangi sekolah untuk menyuarakan kekecewaan terhadap kondisi bangunan yang dinilai sudah tidak layak pakai.
Mereka mendesak Dinas Pendidikan dan Bupati Karawang segera mengambil langkah nyata sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kita sudah cukup menunggu. Sudah cukup drama, sekarang waktunya perubahan. Bupati seharusnya cepat bergerak, bukan hanya berbicara tanpa tindakan. Bangunan sekolah ini memprihatinkan, bahkan kantor sekolah saja sudah tidak bisa digunakan,” tegas Mia.
Persib Bandung Siap Tumbangkan Manila Digger di Play-off ACL Two, Sujana Prediksi Menang Tipis
Akibat kerusakan parah, murid kelas 5 terpaksa belajar di ruang kantor, sementara ruang tersebut pun sudah tidak layak pakai. “Yang kami khawatirkan, saat musim hujan bangunan ini ambruk dan membahayakan nyawa anak-anak,” tambah Mia.
Para wali murid bahkan mengancam akan melapor langsung kepada tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, jika pemerintah daerah tetap tidak bergerak.
Kondisi memprihatinkan ini juga diakui oleh Hartini, salah satu guru di SDN Citarik 1. “Ruangan yang dulu dipakai kelas 4 sekarang sudah bobrok. Saya terpaksa pindah mengajar di perpustakaan karena khawatir membahayakan anak-anak. Bukan hanya satu kelas, tapi hampir seluruh ruangan bocor parah kalau hujan,” ujarnya.
Hartini menambahkan, semangat belajar siswa sebenarnya tinggi dan prestasi mereka pun baik.
Namun, kerusakan bangunan membuat proses belajar-mengajar menjadi sangat terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah konkret dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang maupun Pemerintah Kabupaten Karawang terkait perbaikan SDN Citarik 1.
Wali murid menegaskan, mereka tidak akan tinggal diam jika masalah ini terus diabaik.
