Bagian dari Program “Bandung Caang Utama”
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bandung, Panji Kharismadi, mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program strategis “Bandung Caang Utama”, yang menjadi prioritas Pemkot untuk menciptakan kota yang terang, aman, dan ramah lingkungan.
“Masih banyak ruas jalan di Kota Bandung yang belum memiliki penerangan memadai. Proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan itu sekaligus menawarkan peluang investasi yang prospektif bagi mitra swasta,” tutur Panji.
Kota Bandung saat ini memiliki panjang jalan sekitar 1.295,6 kilometer, yang terbagi ke dalam 3.185 ruas jalan kota. Selain itu, terdapat 17 ruas jalan nasional sepanjang 45,63 km dan 28 ruas jalan provinsi sepanjang 38,44 km.
Dengan kondisi eksisting, dibutuhkan sekitar 21.067 unit PJU tambahan untuk menjangkau area yang belum memiliki penerangan jalan.
“Total nilai investasi, termasuk pengoperasian dan pemeliharaan selama 10–20 tahun, ditaksir sebesar Rp426,8 miliar,” jelas Panji.
Proyeksi Pendapatan dan Skema Pembiayaan
Panji juga menuturkan bahwa Dinas Perhubungan telah memetakan potensi pendapatan dari reklame di 13 ruas jalan strategis di Bandung, dengan estimasi konservatif mencapai Rp10 miliar per tahun.
Ditambah dengan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang menyisakan surplus lebih dari Rp200 miliar per tahun, proyek ini dinilai cukup layak secara fiskal.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menyebut proyek ini sebagai solusi alternatif pembiayaan infrastruktur di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Bandung itu penting, sebagai ibu kota Jawa Barat harus terang. PJU juga berperan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Ini bisa menjadi model investasi layanan publik di level daerah,” ujar Dedi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muslimin Anwar, turut mengapresiasi proyek PJU Kota Bandung yang berhasil masuk dalam 10 besar proyek terbaik WJIC 2025.
“Semoga bisa tembus ke lima besar dan dilanjutkan dalam forum West Java Investment Summit pada 18 September mendatang,” katanya.
Menurut rencana, 10 proyek terbaik dari WJIC akan dipromosikan secara intensif ke sejumlah kedutaan dan mitra strategis selama dua pekan ke depan.
